Tugas PBSI
Nama : Siti Ramayanti
Kelas : X MIPA 4
Mata Pelajaran : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
***
1. Pengertian Sastra menurut pendapat para ahli. Minimal 16 pendapat para ahli. (yang sudah direvisi)
Jawab:
1) Robert ScholesSastra merupakan sebuah kata, bukan sebuah benda.
2) Engleton
Sastra atau “Tulisan yang halus” yakni (letters belle) yang dicatat dalam bentuk bahasa kerja harian menggunakan berbagai cara yang dipadatkan bahasanya, didalamkan, diterbalikan dipanjang tipiskan, sehingga membuatnya lebih aneh.
3) Semi
Sastra ialah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya menggunakan bahasa sebagai mediumnya.
4) Plato
Sastra yaitu suatu hasil peniruan atau gambaran dari kenyataan (mimesis). Sebuah karya sastra harus merupakan peneladanan alam semesta dan sekaligus merupakan model kenyataan. Oleh karena itu, nilai sastra semakin rendah dan jauh dari dunia ide.
5) Taum
Sastra ialah salah satu karya cipta atau fiksi yang bersifat imajinatif atau “sastra adalah penggunaan bahasa yang indah dan berguna yang menandakan hal-hal lain”.
6) Aristoteles
Sastra sebagai kegiatan lainnya melalui agama, ilmu pengetahuan dan filsafat.
7) Sapardi
Sastra ialah lembaga sosial yang menggunakan bahasa sebagai medium. Bahasa itu sendiri merupakan ciptaan sosial. Sastra menampilkan gambaran kehidupan, dan kehidupan itu sendiri adalah suatu kenyataan sosial.
8) Mursal Esten
Sastra atau Kesusastraan adalah sesuatu pengungkapan dari fakta artistik dan imajinatif sebagai manifestasi kehidupan manusia. (dan masyarakat) melalui bahasa sebagai medium dan memiliki efek yang positif terhadap kehidupan manusia (kemanusiaan).
9) Ahmad Badrun
Sastra ialah kegiatan seni yang mempergunakan bahasa dan garis simbol-simbol lain sebagai alai, dan bersifat imajinatif.
10) Panuti Sudjiman
Satra sebagai karya lisan dan tulisan yang memiliki keunggulan seperti keorisinalan, keartistikan, keindahan dalam isi dan ungkapannya.
11) Mukarovsky, E.E Cummings, dan Sjklovski
Menurut mereka, sastra adalah karya fiksi yang merupakan hasil kreasi berdasarkan luapan emosi yang spontan yang mampu mengungkapkan aspek estetik baik antara aspek kebahasaan maupun aspek makna.
12) Tarin
Sastra adalah obyek dari gejolak emosional penulis dalam mengungkapkan, seperti perasaan sedih, frustrasi, gembira, dan sebagainya.
13) Suyitno
Sastra ialah sesuatu yang imajinatif, bersifat kreatif & fiktif yang harus melayani bisa dipertanggungjawabkan.
14) Lefevere
Sastra ialah deskripsi pengalaman kemanusiaan yang memiliki dimensi personal dan sosial sekaligus serta pengetahuan kemanusiaan yang sejajar dengan bentuk hidup itu sendiri.
15) Wellek dan Warren
Menurut mereka, sastra adalah salah satu kegiatan kreatif, sederetan karya seni.
16) Sumarno
Sastra merupakan pengalaman /ekspresi pribadi manusia berupa, pikiran, perasaan, ide, semangat, iman, dalam bentuk gambar yang membangkitkan tarik beton dengan alat bahasa.
2. Macam-macam karya sastra: pengertian dan contohnya. (yang sudah direvisi)
Jawab:
1) Puisi
- Contoh:
Menyesal
(A. Hasmj) Dari : Pedoman Masyarakat
Pagiku hilang sudah melayang,
Hari mudaku sudah pergi,
Sekarang petang datang membayang,
Batang usiaku sudah tinggi.
Aku lalai di hari pagi,
Beta lengah di masa muda,
Kini hidup meracuni hati,
Miskin ilmu, miskin harta.
Ah, apa guna kusesalkan,
Menyesal tua tiada berguna,
Hanya menambah luka sukma.
Kepada yang muda kuharapkan,
Atur barisan di hari pagi,
Menuju ke abah padang bakti!
2) Prosa
- Contoh:
Asal Usul Telaga Warna
Zaman dahulu, ada sebuah kerajaan di Jawa Barat bernama Kutatanggeuhan. Kutatanggeuhan merupakan kerajaan yang makmur dan damai. Rakyatnya hidup tenang dan sejahtera karena dipimpin oleh raja yang bijaksana. Raja Kutatanggeuhan bernama Prabu Suwartalaya dan permaisurinya bernama Ratu Purbamanah. Raja dan ratu sangat bijaksana sehingga kerajaan yang dipimpin makmur dan tenteram.
Semua sangat menyenangkan. Sayangnya, Prabu dan istrinya belum memiliki anak. Itu membuat pasangan kerajaan itu sangat sedih. Penasehat Prabu menyarankan, agar mereka mengangkat anak. Namun Prabu dan Ratu tidak setuju. “Buat kami, anak kandung adalah lebih baik dari pada anak angkat,” sahut mereka.
Ratu sering murung dan menangis. Prabu pun ikut sedih melihat istrinya. Lalu Prabu pergi ke hutan untuk bertapa. Di sana sang Prabu terus berdoa, agar dikaruniai anak. Beberapa bulan kemudian, keinginan mereka terkabul. Ratu pun mulai hamil. Seluruh rakyat di kerajaan itu senang sekali. Mereka membanjiri istana dengan hadiah.
Sembilan bulan kemudian, Ratu melahirkan seorang putri yang diberi nama Gilang Rukmini . Penduduk negeri pun kembali mengirimi putri kecil itu aneka hadiah. Bayi itu tumbuh menjadi anak yang lucu. Belasan tahun kemudian, ia sudah menjadi remaja yang cantik.
Prabu dan Ratu sangat menyayangi putrinya. Mereka memberi putrinya apa pun yang dia inginkan. Namun itu membuatnya menjadi gadis yang manja. Kalau keinginannya tidak terpenuhi, gadis itu akan marah. Ia bahkan sering berkata kasar. Walaupun begitu, orang tua dan rakyat di kerajaan itu mencintainya.
Hari berlalu, Putri pun tumbuh menjadi gadis tercantik di seluruh negeri. Dalam beberapa hari, Putri akan berusia 17 tahun. Maka para penduduk di negeri itu pergi ke istana. Mereka membawa aneka hadiah yang sangat indah. Prabu mengumpulkan hadiahhadiah yang sangat banyak itu, lalu menyimpannya dalam ruangan istana. Sewaktu-waktu, ia bisa menggunakannya untuk kepentingan rakyat.
Prabu hanya mengambil sedikit emas dan permata. Ia membawanya ke ahli perhiasan. “Tolong, buatkan kalung yang sangat indah untuk putriku,” kata Prabu. “Dengan senang hati, Yang Mulia,” sahut ahli perhiasan. Ia lalu bekerja d sebaik mungkin, dengan sepenuh hati. Ia ingin menciptakan kalung yang paling indah di dunia, karena ia sangat menyayangi Putri.
Hari ulang tahun pun tiba. Penduduk negeri berkumpul di alun-alun istana. Ketika Prabu dan Ratu datang, orang menyambutnya dengan gembira. Sambutan hangat makin terdengar, ketika Putri yang cantik jelita muncul di hadapan semua orang. Semua orang mengagumi kecantikannya.
Prabu lalu bangkit dari kursinya. Kalung yang indah sudah dipegangnya. “Putriku tercinta, hari ini aku berikan kalung ini untukmu. Kalung ini pemberian orang-orang dari penjuru negeri. Mereka sangat mencintaimu. Mereka mempersembahkan hadiah ini, karena mereka gembira melihatmu tumbuh jadi dewasa. Pakailah kalung ini, Nak,” kata Prabu.
Putri menerima kalung itu. Lalu ia melihat kalung itu sekilas. “Aku tak mau memakainya. Kalung ini jelek!” seru Putri. Kemudian ia melempar kalung itu. Kalung yang indah pun rusak. Emas dan permatanya tersebar di lantai.
Itu sungguh mengejutkan. Tak seorang pun menyangka, Putri akan berbuat seperti itu. Tak seorang pun bicara. Suasana hening. Tiba-tiba meledaklah tangis Ratu Purbamanah. Dia sangat sedih melihat kelakuan putrinya.Akhirnya semua pun meneteskan air mata, hingga istana pun basah oleh air mata mereka. Mereka terus menangis hingga air mata mereka membanjiri istana, dan tiba-tiba saja dari dalam tanah pun keluar air yang deras, makin lama makin banyak. Hingga akhirnya kerajaan Kutatanggeuhan tenggelam dan terciptalah sebuah danau yang sangat indah.
Di hari yang cerah, kita bisa melihat danau itu penuh warna yang indah dan mengagumkan. Warna itu berasal dari bayangan hutan, tanaman, bunga-bunga, dan langit di sekitar telaga. Namun orang mengatakan, warna-warna itu berasal dari kalung Putri yang tersebar di dasar telaga.
3) Drama
- Pengertian: Karangan yang berbentuk skenario untuk dipentaskan (dipanggungkan) atau disandiwarakan.
- Contoh:
KARENA SAHABAT
Suatu ketika Dikantin
Rahmi, ayu dan dewi sedang berada di kantin. Mereka sedang makan sambil bercerita. Tiba-tiba datanglah trio evil yang menyambar pembicaraan mereka.
Neni : Hey, kalian ! ngapain kalian disini ! (memukul meja)
Faisyah : Ini tuh tempat khusus buat kita ! jadi loh mendingan cabut sana !
Aeni : Bener tuh ! Loe, Loe dan Loe out! (menunjuk ke Rahmi, Ayu dan Ewi)
Rahmi : Apa hak kalian mengusir kami. Lagian inikan tempat umum. Bukan tempat bokap kalian !
Faisyah : Eh. Eh. Nih anak sudah mulai melawan yah ! Apa perlu saya panggilkan satpam untuk ngusir kalian!
Ayu : Yah silahkan saja panggil satpam. Kalian pikir kami takut dengan kalian.
Neni : Kurang ajar kalian (hampir menampar Ayu, tapi tiba-tiba Ewi berbicara)
Ewi : Hey jangan. Sudahlah, Biar kami saja yang mengalah. Ayo kita pergi dari sini.
Rahmi, ayu dan ewi pun pergi meninggalkan kantin.
Aeni : Akhirnya mereka pergi juga. Hahaha
Tidak lama kemudian bel pun berbunyi. Semua murid mengambil tasnya dan bergegas untuk pulang.
Seperti biasanya grup healthy sering mengerjakan tugas di rumah Rahmi. Jadi tiap sore Ayu dan Ewi datang kerumah Rahmi. Orangtua mereka pun sudah saling mengenal satu sama lain.
Sore, dirumah Rahmi
Ayu+Ewi : Assalamualaikum (mengetuk-ngetuk pintu)
Rahmi : Waalaikumsalam (membuka pintu) silahkan masuk tuan putri (sambil mengulurkan tangannya kebawah)(sedang bercanda untuk menghibur mereka)
Rahmi+Ayu+Ewi : hehehehehe
Mereka bertiga menuju ke ruang tamu. Tempat dimana mereka sering mengerjakan tugas sambil berbagi cerita. Kali ini tugas yang dikerjakan adalah tugas bahasa indonesia yaitu membuat proposal. Mereka lalu mengeluarkan buku dari tas. Tapi kali ini mereka tidak bisa menyelesaikannya karena ada keributan di samping rumah Rahmi. Entah mengapa orang itu sangat ribut. Mungkin ada masalah di keluarga mereka.
Ayu : Aduh, berisik amat! Mana bisa kita selesaikan tugas ini kalau situasinya begini.
Ewi : Tetanggamu kenapa sih? Kok heboh amat!
Rahmi : Aku juga nga tau nih. Nga biasa-biasanya mereka ribut seperti ini.
Mereka bertiga keluar rumah untuk melihat situasi. Ternyata keributan itu datang pada rumah faisyah. Diluar rumah Faisyah ada kelompok trio evil yang sedang kebingungan. Kelompok healthy pun menuju ke rumah faisyah.
Rahmi : faisyah, ada apa dengan kamu?
(faisyah hanya nangis dan merunduk)
Neni : Ngapain loh kesini! Sudah pulang sana, mengganggu aja!
Aeni : Loh kok masih disini. Kalian budek ya! Kami bilang pergi dari sini !( dengan suara yang kejam)
Faisyah : Sudahlah, jangan husir mereka. Mereka kan teman kita juga.
Neni : Kamu kenapasih faisyah? Kenapa mesti lo bela mereka?
Aeni : Faisyah, kamu habis kesambet batu yah ?
Faisyah : Sudahlah, hentikan semua kebodohan ini.
Neni : Maksudloh apasih? Gue nga mengerti dengan semua ini!
Aeni : Baiklah kalo ini mau kamu. Kami akan menurutinya.
Ayu : Kok kamu sedih sih faisyah? Emengnya ada apa?
Faisyah : Aku tidak habis pikir. Kenapa sih orangtuaku selalunya bertengkar. Apa mereka tidak lelah dengan semua ini?
Ewi : Kamu yang sabar yah faisyah.
Faisyah : Tapi aku sudah benar-benar tidak tahan lagi. Hampir setiap hari dan setiap saat aku mendengar bapak dan ibuku bertengkar.
Rahmi : Mungkin memang saat ini bapak dan ibumu sedang ada masalah. Berdoa sajalah, semoga masalah mereka segera bisa diatasi.
Neni : Kami pun akan turut berdoa agar orangtuamu tidak bertengkar lagi.
Faisyah : Hatiku hancur waktu mendengar ibuku minta cerai. Seandainya mereka benar-benar bercerai, aku harus ikut siapa? aku malu, malu dan sangat malu sekali teman-teman.
Aeni : Aku mengerti sekali perasaanmu, tapi kamu juga jangan sampai terlalu sedih karena aku khawatir kalau kamu terlalu sedih nanti malah akan mempengaruhi fisikmu.
Rahmi : Iya faisyah. Semua ini pasti ada jalan keluarnya kok.
Faisyah : Ah biarlah, seandainya aku sakit, mungkin orang tuaku tidak peduli sama sekali.
Ayu : Tidak ada orang tua yang tidak peduli dengan anaknya.
Ewi : Mungkin saat ini mereka berdua sedang ada masalah jadi mereka terlihat sibuk dengan urusan mereka sendiri.
Faisyah : Percuma aku punya orang tua kalau setiap hari isinya bertengkar saja. Apa mereka berdua tidak malu dengan tetangga yang sudah pasti mendengar suara mereka bertengkar?
Rahmi : tapikan biar bagaimana pun juga dia tetap orangtuamu.
faisyah : Saya harus bagaimana (sambil menunduk dan menangis)
neni : sampaikan bahwa kamu merasa sangat tidak nyaman bila mereka berdua bertengkar.
Faisyah : akan saya coba
Aeni : Nah, kamu jangan sedih lagi ya. Ayo donk tersenyum lagi (sambil mengusap air mata faisyah)
Faisyah : terimakasih yah. Kalian sudah ingin menjadi temanku. Dan memberiku semangat dengan cobaan ini. Aku sayang kalian semua.
Rahmi : kami juga sayang kok sama kamu.
Mereka semua lalu berpelukan.
3. Unsur-unsur yang membangun sebuah karya sastra: macam-macamnya, dan pengertiannya.
Jawab:
Pada dasarnya karya sastra dibangun oleh dua unsur, yaitu unsur intrinsik dan ekstrinsik. 1. Unsur Intrinsik
Unsur intrinsik adalah unsur yang membangun karya sastra dari dalam karya sastra.
- Macam-macamnya:
1. Tema
Tema adalah gagasan utama yang ingin disampaikan pengarang dalam cerpen. Bisa dikatakan, tema ini adalah nyawa dari sebuah cerita. Karena tema akan menentukan latar belakang cerita tersebut.
Tema adalah gagasan utama yang ingin disampaikan pengarang dalam cerpen. Bisa dikatakan, tema ini adalah nyawa dari sebuah cerita. Karena tema akan menentukan latar belakang cerita tersebut.
2. Tokoh dan penokohan
Tokoh merupakan pelaku dalam sebuah cerita. Sementara itu, penokohan merupakan watak atau karakter tokoh yang terdapat dalam sebuah cerita.
3. Latar
Latar adalah keterangan mengenai waktu, ruang, dan suasana terjadinya lakuan dalam karya sastra.
Latar adalah keterangan mengenai waktu, ruang, dan suasana terjadinya lakuan dalam karya sastra.
4. Alur dan plot
Alur adalah rangkaian kronologi peristiwa dalam cerita pendek. Jadi, rangkaian peristiwanya melompat-lompat antara peristiwa masa lalu dengan masa kini. Sementara itu, plot merupakan gambaran peristiwa yang mengandung hubungan sebab akibat.
Alur adalah rangkaian kronologi peristiwa dalam cerita pendek. Jadi, rangkaian peristiwanya melompat-lompat antara peristiwa masa lalu dengan masa kini. Sementara itu, plot merupakan gambaran peristiwa yang mengandung hubungan sebab akibat.
5. Sudut pandang
Sudut pandang adalah pandangan pengarang terhadap cerpen, bisa aja pengarang menjadi orang pertama atau orang ketiga.
6. Amanat
Amanat merupakan pesan moral yang ingin disampaikan oleh penulis kepada pembaca melalui cerpen.
7. Gaya bahasa
Gaya bahasa merupakan pemakaian ragam bahasa yang berfungsi untuk memberikan kesan yang lebih menarik dengan menggunakan majas.
2. Unsur Ekstrinsik
Unsur ekstrinsik adalah unsur yang membangun sebuah karya sastra yang berada di luar karya sastra, tetapi secara tidak langsung memengaruhi struktur dari cerpen.- Macam-macamnya:
A. Latar Belakang Masyarakat
Latar belakang masyarakat adalah unsur ekstrinsik cerpen yang berasal dari kondisi lingkungan masyarakat di mana penulis berada sehingga mempengaruhi penulis dalam membuat karyanya.
B. Latar Belakang Penulis
Latar belakang penulis bisa mempengaruhi isi cerita tersebut, pengaruh tersebut datang dari kondisi psikologis, aliran, dan keadaan sang penulis tersebut.C. Nilai-nilai di masyarakat
Nilai-nilai di masyarakat adalah nilai-nilai baik yang ingin disampaikan dalam menuliskan suatu cerpen, novel, atau cerita jenis apapun oleh penulisnya.
Nilai-nilai di masyarakat adalah nilai-nilai baik yang ingin disampaikan dalam menuliskan suatu cerpen, novel, atau cerita jenis apapun oleh penulisnya.
4. Karangan: pengertian, jenis-jenis karangan, dan contohnya.
1. Pengertian dari karangan?
Jawab:
Karangan merupakan sebuah karya tulis yang disugukan dari hasil kegiatan seseorang untuk menyampaikan gagasan melalui bahasa tulis kepada para pembaca untuk bisa dipahami.
2. Jenis-jenis Karangan?
Jawab:
Jenis karangan menurut Bobot Isinya :
1. Karangan Ilmiah
2. Karangan Semi Ilmiah
3. Karangan Non Ilmiah
Jenis karangan menurut Cara Penyampaian dan Tujuan Penyampaiannya :
1. Karangan Narasi
2. Karangan Deskripsi
3. Karangan Eksposisi
4. Karangan Argumen
5. Karangan Persuasi
3. Contoh dari karangan?
Jawab:
Karangan menurut Bobot Isinya :
1. Karangan Ilmiah
Contoh: laporan penelitian, artikel, makalah, dan buku referensi.
2. Karangan Semi Ilmiah
Contoh: Opini, hikayat, anekdot, feature, editorial, dan resensi.
3. Karangan Non Ilmiah
Contoh: cerpen, puisi, novel, komik, dll.
Karangan menurut Cara Penyampaian dan Tujuan Penyampaiannya :
1. Karangan Narasi
Contoh:
Berkunjung ke Rumah Saudara
2. Karangan Deskripsi
Contoh:
Makna Warna pada Tubuh Ikan
Cara yang hampir sama digunakan oleh ikan gobi bermata ketam (Signigobus Biocellatus) dan ikan kambing (Pomacenthus Imperator). Ikan gobi mempunyai tanda mata ganda disiripnya. Saat diserang ia akan memperlihatkan “mata” tersebut untuk menakut-nakuti penyerangnya hingga pergi menjauh. Ikan kambing memiliki warna sangat menyala. Warna tersebut digunakan untuk menakut-nakuti pesaing yang berada di wilayah yang dijaganya.
Selain memberi peringatan, warna pada ikan-ikan juga digunakan untuk menarik pasangannya. Ketika menunjukkan warna khasnya yang indah, pasangan akan berdatangan menghampiri.
3. Karangan Eksposisi
Contoh:
Uang Karatal dan Uang Giral
4. Karangan Argumen
Contoh:
Manfaat Internet
Internet merupakan suatu teknologi canggih yang diciptakan untuk memudahkan seluruh kehidupan manusia dengan akses informasi yang tidak terbatas dan cepat. Namun, sayangnya manfaat-manfaat yang disediakan oleh internet belum sepenuhnya dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Dari sekitar 300 juta penduduk di Indonesia hanya separuhnya saja yang mengerti cara menggunakan dan memetik manfaat dari internet. Padahal, jika dimanfaatkan dengan bijak, banyak sekali manfaat-manfaat yang bisa kita rasakan.
Manfaat yang pertama adalah internet bisa digunakan sebagai sarana untuk bisnis. Luasnya jangkauan internet bisa digunakan sebagai sarana promosi produk yang ampuh. Selain cepat memasarkan bisnis di internet juga gratis, jadi kita tidak perlu membayar biaya tambahan untuk promosi.
Tidak hanya untuk berbisnis, Internet juga dapat dijadikan sumber informasi yang ampuh. Internet dapat menghubungkan setiap orang dari belahan dunia mana pun sehingga kita bisa bertukar informasi dengan mereka. Namun, janganlah langsung percaya dengan berita yang ada di Internet. Sebaiknya ceklah terlebih dahulu kebenarannya.
Itulah sebagian dari manfaat internet yang dapat kita ambil manfaatnya. Oleh karena itu, gunakanlah internet sebijaksana dan sebaik mungkin agar kita mendapatkan manfaat dan terhindar dari pengaruh buruk internet.
5. Karangan Persuasi
Contoh:
Menjaga Persatuan
1. Pengertian dari paragraf?
Jawab:
Paragraf adalah suatu gagasan yang berbentuk serangkaian kalimat yang saling berkaitan satu sama lain.
2. Jenis-jenis paragraf?
Jawab:
1. Paragraf Deduktif
2. Paragraf Induktif
3. Paragraf Campuran
4. Paragraf Ineratif
3. Contoh masing-masing dari paragraf?
Jawab:
1. Paragraf Deduktif
Contoh:
Komodo merupakan hewan langka yang dilindungi. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat, per 2017 tercatat 2.884 ekor komodo di Taman Nasional Komodo. Kadal terbesar di dunia ini termasuk dalam daftar hewan dilindungi karena jumlahnya sedikit. Penyebab langkanya komodo akibat habitat komodo yang semakin hari semakin tercemar.2. Paragraf Induktif
Contoh:
Kementerian Lingkungan Hidup mencatat pada 2016 jumlah komodo sebanyak 2.430 ekor, pada 2017 sebanyak 2.884 ekor, sedangkan 2018 sebanyak 2.879 ekor. Monitoring terus dilakukan setiap tahun. Hal ini agar populasi komodo tidak punah. Jumlah populasi komodo dipengaruhi erat oleh iklim dan perilaku manusia. Maka dari itu, meski populasi komodo dapat dikatakan stabil, kita harus tetap menjaga kelestarian alam dan habitat komodo.3. Paragraf Campuran
Contoh:
Hutan mangrove memiliki karakteristik tertentu. Tumbuhan di dalam hutan semacam ini didominasi oleh tumbuhan bakau, maka orang sering menyebutnya hutan bakau. Hutan mangrove terdapat di perairan payau (campuran air asin dan air tawar). Akibatnya, hutan mangrove sangat dipengaruhi pasang surut laut. Itulah beberapa ciri yang dimiliki hutan mangorove.4. Paragraf Ineratif
Contoh:
Terhitung hingga 2006, terdapat 50 kawasan yang ditetapkan menjadi Taman Nasional. Indonesia memiliki Taman Nasional yang tersebar di Pulau Jawa, Nusa Tenggara, Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, dan Papua. Taman Nasional di Indonesia merupakan kawasan yang dilindungi oleh negara demi kepentingan konservasi. Berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Taman Nasional didefinisikan sebagai kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi.
Komentar
Posting Komentar